Home Berita Tarif Listrik Naik Januari 2020, Pengamat: Jangan Cari Gampangnya Saja

Tarif Listrik Naik Januari 2020, Pengamat: Jangan Cari Gampangnya Saja

8
0

RAKYATKU.COM – Di tengah ekonomi yang sulit, pemerintah akan mencabut subsidi listrik. Dampaknya, tarif listrik bakal naik.

Menurut pemerintah, kenaikan tarif diusulkan pada pelanggan listrik 900 VA rumah tangga mampu (RTM). Subsidinya dicabut tahun depan. 

Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero) Djoko Rahardjo Abumanan menyatakan pemerintah sudah menganggap pelanggan 900 VA menjadi golongan yang mampu bayar listrik tanpa subsidi.

“Kalau dia pelanggan 900 VA, dicabut (subsidinya). Sudah 900 VA pasti mampu kok,” katanya di JCC Senayan Jakarta, Rabu (4/9/2019) seperti dikutip dari Detikcom. Dengan mencabut subsidi bagi pelanggan 900 VA RTM, pemerintah disebut bisa menghemat anggaran hingga Rp6,9 triliun. 


Selama ini, konsumen rumah tangga listrik dibagi menjadi empat golongan. Mulai dari golongan subsidi 450 VA, golongan subsidi 900 VA, golongan rumah tangga mampu 900 VA, dan golongan 1.300 VA.

Pemerintah sendiri pernah memberi diskon tarif listrik rumah tangga mampu golongan 900 VA, golongan itu kena diskon sebesar Rp52/kWh sejak 1 Maret 2019 menjadi Rp1.352/kWh. Tarif golongan non subsidi pun tidak pernah naik sejak 2017.

Pemerintah Jangan Buru-Buru

Data menunjukkan ada 24,4 juta pelanggan 900 VA di Indonesia. Pengamat energi dari Indonesian Resources Studies, Marwan Batubara meminta pemerintah tidak buru-buru.

“Datanya harus benar-benar dan diversifikasi dulu sebelum diputuskan, jangan cari gampangnya saja lah,” ujar dia seperti dikutip dari Kompas.com.

Dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Anggaran Banggar DPR, Kementerian ESDM menyebut bahwa 24,4 juta pelanggan listrik 900 VA tersebut merupakan rumah tangga mampu (RTM). 

Sedangkan 7,1 juta pelanggan listrik 900 VA lainnya tetap diberikan subsidi karena merupakan rumah tangga miskin. 

Dengan mencabut subsidi 24,4 juta pelanggan listrik 900 VA, maka subsidi listrik menjadi Rp54,8 triliun pada 2020, lebih kecil dari Rp65,3 triliun pada 2019. 

Menurut Marwan, data pelanggan tersebut harus terlebih dahulu diverifikasi sebelum subsidi listrik dicabut. Pasalnya, 24,4 juta pelanggan bukanlah angka yang sedikit.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun, mayoritas pelaku usaha mikro dan kecil merupakan pelanggan listrik 900 VA yang selama ini masih disubsidi pemerintah. 
”Pak Jokowi, kami menolak subsidi 900 VA dicabut,” tegas Ikhsan.

Daftar Tarif Listrik Saat Ini
1. Golongan subsidi 450 VA, Rp 415/kWh
2. Golongan subsidi 900 VA, Rp 605/kWh
3. Golongan mampu 900 VA, Rp 1.352/kWh
4. Golongan mampu 1.300 VA, Rp 1.467/kWh

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!